Tampilkan postingan dengan label Japan. Tampilkan semua postingan
PENEMUAN ULAR LEGENDARIS ASLI JEPANG, TSUCHINOKO
By : Unknown![]() |
| Tsuchinoko, hewan reptil yang dimunculkan dalam mitologi bangsa Jepang |
![]() |
| Tsuchinoko yang ditemukan yang ditemukan di kota Mikata, Jepang |
Namun semuanya berubah, menurut pejabat pemerintah lokal bernama Toshikazu Miyawaki, makhluk yang berhasil ditangkap oleh penduduk Jepang beberapa waktu yang lalu adalah benar makhluk legendaris tersebut. Seperti dilansir Japan Times, “Kami memutuskan untuk membiarkan hewan ini beradaptasi dengan lingkungan barunya.” Katanya. Pemerintah lokal telah membangun sebuah kandang untuk hewan tersebut.
Menurut laporan-laporan sebelumnya, Tsuchinoko atau yang lebih dikenal masyarakat di bagian Timur Jepang dengan sebutan bachi hebi, adalah seekor reptil yang memiliki panjang antara 30cm – 80cm dengan kepala yang lebih besar dan taring yang beracun. Hal yang membedakannya dengan ular lain adalah ia mengeluarkan suara mencicit seperti tikus. “Menimbang ciri-ciri tersebut, kami dapat memastikan bahwa hewan itu adalah benar Tsuchinoko,” Kata Miyawaki. “ketika dibawa ke balai kota, tubuhnya benar-benar tebal dan pendek. Beberapa orang juga mendengar ia mencicit.
Kota kecil Mikata sendiri sering menggunakan laporan penampakan hewan ini sebagai bahan penarik perhatian bagi para turis. Dan pada tahun 1989, walikota Tsujio Yoshida bahkan mengumumkan sayembara dengan hadiah tanah seluas 330 m2 bagi siapa saja yang bisa menangkap Tsuchinoko. Miyawaki mengatakan bahwa hewan yang tertangkap itu memiliki panjang sekitar 70 cm ketika ditangkap pada 6 Juni 2001, sekarang telah bertumbuh hingga 1 meter. Setelah lebih dari seminggu dipamerkan ke publik di dalam aquarium plastik, reptil itu kelihatan lelah. Setelah kondisinya stabil pemerintah kota baru akan memikirkan cara meneliti hewan itu. Mungkin dengan mengambil sampel DNA dari tubuhnya.
Jadi, butuh waktu bagi orang yang menangkapnya untuk menerima hadiah tanah yang dijanjikan. “Bahkan jika ternyata hewan itu bukan Tsuchinoko, tetap saja hewan seperti itu belum pernah ditemukan sebelumnya di dunia. Saya berharap spesiesnya akan diakui oleh masyarakat dunia.” Kata Miyawaki.
Tag :
Japan,
30 Top Japanese Universities
By : Unknown
30 Top Japanese Universities
1 University of Tokyo
2 Kyoto University
3 Osaka University
4 Tokyo Institute of Technology
5 Tohoku University
6 Keio University
7 Kyushu University
8 Nagoya University
9 Hokkaido University
10 Tsukuba University
11 Kobe University
12 Chiba University
13 Waseda University
14 Hiroshima University
15 Kanazawa University
16 Okayama University
17 Tokyo University of Science
18 Tokyo Metropolitan University
19 Tokyo Medical and Dental University
20 Osaka City University
21 Niigata University
22 Kumamoto University
23 Tokushima University
24 Osaka Prefectural University
25 Gifu University
26 Tokyo University of Agriculture and Technology
27 Yokohama National University
28 Yamaguchi University
29 Nagoya City University
30 Kagoshima University
1 University of Tokyo
2 Kyoto University
3 Osaka University
4 Tokyo Institute of Technology
5 Tohoku University
6 Keio University
7 Kyushu University
8 Nagoya University
9 Hokkaido University
10 Tsukuba University
11 Kobe University
12 Chiba University
13 Waseda University
14 Hiroshima University
15 Kanazawa University
16 Okayama University
17 Tokyo University of Science
18 Tokyo Metropolitan University
19 Tokyo Medical and Dental University
20 Osaka City University
21 Niigata University
22 Kumamoto University
23 Tokushima University
24 Osaka Prefectural University
25 Gifu University
26 Tokyo University of Agriculture and Technology
27 Yokohama National University
28 Yamaguchi University
29 Nagoya City University
30 Kagoshima University

Tag :
Japan,
Islam Di Jepang
By : Unknown
Mesjid di
JepangDi negara jepang saat ini terdapat ratusan buah mesjid dengan jumlah terbanyak terletak di daerah Tokyo. Mesjid tertua di Jepang adalah mesjid Kobe yang didirikan tahun 1928 oleh pedagang dari India, sedangkan mesjid tertua di Tokyo adalah Masjid Jamii yang dibangun tahun 1938 didirikan oleh orang Turki dengan mendapat sokongan penuh pemerintahnya.
Mesjid terbaru sekarang adalah Mesjid Gifu, propinsi Aichi, yang terkenal dengan industri otomotifnya. "Proyek pembangunan masjid ini menelan biaya sebesar 129 juta yen atau setara 1,1 juta dolar AS".
Dari segi bentuk fisik, mesjid yang ada di Jepang hampir tidak ada perbedaannya dengan mesjid umumnya yang ada di tanah air, besar, megah dan indah serta tidak ketinggalan bangunan menara dan
kubah besarnya. Namun perlu dicatat bahwa mesjid dengan katagori seperti di atas jumlahnya tidaklah banyak karena sebagian besar lainnya hanyalah berupa bangunan sederhana berupa rumah, apartement atau ruangan kosong yang disewa secara patungan oleh beberapa orang. Karena membuat keributan dan kebisingan adalah dilarang di negara tersebut (berlaku juga untuk agama lain) maka praktis suara azan hanya terdengar di dalam ruangan mesjid saja. Hal ini mungkin akan menjadi salah satu perbedaan paling utama kalau dibandingkan dengan kondisi mesjid di Indonesia.
Jumlah penganut Islam di Jepang
Ini merupakan bagian yang paling sulit untuk dijawab karena tidak ada catatan atau penghitungan resmi tentang hal ini. Tidak seperti di negara kita dimana agama adalah merupakan identitas wajib yang harus dimiliki oleh setiap orang, kondisi di Jepang adalah sebaliknya. Agama adalah urusan pribadi yang sama sekali tidak diatur oleh pemerintah. Sensus, angket atau pertanyaan tentang agama yang dilakukan oleh badan resmi negara dipastikan tidak akan pernah ada. Jadi jawaban pasti dari jumlah penduduk muslim di Jepang tidak akan pernah bisa didapatkan. Namun menurut perkiraan atau klaim yang dibuat oleh Islamic Center di negara tersebut menyebutkan angka sebesar 70.000 s/d 200.000 orang. Jumlah yang lumayan besar bukan ?
Muslim Jepang Asli
Dari 200.000 orang penduduk muslim di Jepang, apakah seluruhnya merupakan orang (asli) Jepang atau penduduk pendatang ? Pertanyaan yang sepertinya sangat menarik dan paling ditunggu-tunggu. Namun sekali lagi pembaca tidak akan pernah mendapat jawaban yang pasti. Berikut catatannya lebih lengkap :
1. Menurut Michael Penn, "Islam in Japan: Adversity and Diversity," Harvard Asia Quarterly, Vol. 10, No. 1, Winter 2006. menyebutkan bahwa : sebagian besar umat Islam di Jepang (90%) adalah pendatang, sedangkan penduduk asli Jepang sendiri yang memeluk Islam diperkirakan tidak lebih dari 10%.
Jadi kalau perkiraan ini benar maka jumlah pemeluk Islam yang berasal dari penduduk asli adalah sekitar 7.000-20.000 orang.
2. Menurut Direktur Jenderal Institute of Developing Economic (IDE), Dr Sadashi Fukuda memperkirakan jumlahnya sekitar 10.000 orang. Kosei Morimoto, Ph.D menyebut kisaran angka 12.000 s/d 15.000 orang. Asisten Sekretaris Pres Direktur Devisi Pers Internasional Mentri Luar Jepang, Chiba Akira memperkirakan hanya sekitar 5.000-an. Tapi Imam Masjid Kobe, Mohsen Shaker, yakin jumlah umat Islam di seluruh Jepang, mencapai 20.000-an atau bahkan mungkin lebih, katanya lebih lanjut.
3. Menurut Hassan Ko Nakata, proffesor dan guru besar tentang study Islam mengatakan " Di Jepang tidak ada organisasi tunggal untuk Muslim Jepang. Juga tidak ada angka pasti berapa sebenarnya jumlah Muslim di Jepang. Tapi angka perkiraannya sekitar 70.000. Jumlah terbesar adalah Muslim dari Indonesia, sekitar 20.000 orang. Muslim asli Jepang sendiri diperkirakan hanya 7.000 orang dimana kebanyakan dari mereka masuk Islam melalui pernikahan dengan pasangan Muslim dari luar Jepang. Dari jumlah itu, hanya sekitar 500 orang yang terorganisasi di bawah Japan Muslim Association, sebuah organisasi Islam terbesar dan tertua di Jepang. Jadi, Muslim Jepang benar-benar minoritas mutlak. Keberadaannya di tengah-tengah masyarakat Jepang nyaris tak terperhatikan dan diabaikan. . . . ". Di bagian lain beliau juga mengatakan bahwa tokoh Islam (penduduk asli) sebelumnya, hampir sebagian besar tidak meninggalkan keturunan.
4. Dari websitenya Bapak Ishizawa Takeshi menyebutkan : "Menurut Shukyo Nenkan (Almanak Agama) diterbit dari Departmen Pendidikan dan Kebudayaan Jepang yang versi tahun 1996, jumlahnya pemeluk Islam adalah Islamic Center Japan : 2600 orang, Japan Muslim association: 120
orang"
5. Berikut saya kutipkan sebagian dari artikel yang berjudul "Islam di Jepang sebuah perjalanan panjang". Ditulis oleh Kartika Lestari dan dimuat di site PMIJ (Persaudaraan Muslim Indonesia Jepang) :
"Walaupun banyak
organisasi Islam yang didirikan sejak tahun 1900-an, masing-masing hanya
memiliki sedikit anggota yang aktif. Tidak ada estimasi yang dapat dipercaya
(akurat) tentang populasi Muslim Jepang. Data yang menyatakan bahwa jumlah
total Muslim Jepang adalah 30.000 orang terlalu dilebih-lebihkan. Beberapa
orang menyatakan bahwa jumlah total populasi Muslim Jepang sebanyak hanya ada
beberapa ratus orang. Mungkin ini merupakan jumlah Muslim Jepang yang
benar-benar mempraktekkan Islam. Ketika diminta untuk memberikan estimasi
mengenai jumlah Muslim Jepang yang sebenarnya, Abu Bakar Marimoto mengatakan
bahwa total jumlah mereka seluruhnya seribu orang, jika kita tidak melakukan pengecualian
terhadap mereka yang masuk Islam karena pernikahan dan mereka yang tidak
mempraktekkan Islam dengan sungguh-sungguh, mungkin jumlahnya mencapai beberapa
ribu orang."
Dari sejumlah sumber yang saya kutip di atas, sepertinya sudah cukup jelas bahwa sangat sulit untuk memberikan angka yang jelas karena setiap sumber memberikan jumlah angka yang bervariasi. Islamic Center di Jepang sepertinya memberikan penjelasan yang paling tepat : "Jawabanya sangat tergantung dari pihak mana yang Anda tanya ". Wilayah dengan penduduk muslim terbanyak Kota apakah di Jepang yang memiliki jumlah muslim terbanyak ? Jawabannya adalah tidak ada. Demikian juga dengan pertanyaan seperti desa atau perkampungan muslim, bisa dikatakan tidak atau belum ada di negara tersebut. Mesjid yang berdiri di sejumlah tempat, kota ataupun desa sama sekali tidak bisa dijadikan indikasi bahwa disekitar areal tersebut adalah konsentrasi penduduk muslim. Tentu saja karena pendirian tempat ibadah di negara tersebut relatif mudah dalam arti tidak harus didirikan di tengah warga dengan agama yang sama.
Muslim terbayak di Jepang adalah warga Indonesia !
Kebanyakan dari umat muslim yang ada di Jepang adalah para pendatang dengan profesi yang beragam namun umumnya adalah pelajar, pekerja bisnis, tenaga kerja magang, serta staff kedutaan beserta keluarga. Mereka tinggal dan tersebar di banyak tempat namun umumnya terkonstrasi di kota besar seperti Tokyo, Nagoya, Osaka, Hirosima, Kobe serta wilayah lainya yamg memiliki komplek industri seperti Hamamatsu atau komplek peternakan seperti Hokkaido.
Tag :
Japan,
7 rahasia Sukses orang Jepang
By : Unknown
Berikut adalah 7 rahasia Sukses orang Jepang :
Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja
keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat
tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun),
Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di
Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara
lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja
Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh
5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di
Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan”
oleh perusahaan.
2. Malu
Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang.
Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era
samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern,
wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat
(mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal
menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang
kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu
jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu
pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu
terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang
sudah menjadi kesepakatan umum.
3. Hidup Hemat
Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian.
Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan.
Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan
banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30.
Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket
di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam
sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup
pada pukul 20:00.
4. Loyalitas
Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan
dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa,
sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya
bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari
Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang
kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core
business) perusahaan.
5. Inovasi
Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai
kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk
yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang
mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan
oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang
berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk
yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada
masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan
jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda
empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi
ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan
kendaraan yang lebih cepat dan
murah.
6. Pantang Menyerah
Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan
banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang
menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi.
Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi
dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang
menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan
kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk
Indonesia . Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30%
wilayah Jepang akan gelap gulita Rentetan bencana terjadi di tahun 1945,
dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki , disusul dengan kalah
perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo .
Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah
berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen)
. Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur
dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu
merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan
bisnis di era kemiskinan ini. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang
ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain.
Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa
ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai
diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan).
7. Budaya Baca
Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha
(kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa
sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang
memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat
man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP
maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik
yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi.Budaya baca orang Jepang juga
didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa
inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku
asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institute penerjemahan
dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa
Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.
Tag :
Japan,
Fakta Pendidikan Di Jepang
By : UnknownKetika Jepang membuka dirinya kepada dunia pada tahun 1868, salah satu dari prioritas tinggi pemerintah sedang penangkapan dengan standar Barat dalam sains dan pendidikan. Sistem pendidikan Jepang direformasi terutama sesuai dengan model Jerman dan Perancis yang ahli dianggap sebagai yang paling cocok dan menguntungkan.
Setelah perang dunia kedua, Amerika mereformasi sistem pendidikan Jepang setelah mereka sendiri yang terdiri dari enam tahun sekolah dasar, masing-masing tiga tahun sekolah SMP dan SMA dan empat tahun di universitas atau dua tahun kuliah junior.
Wajib belajar meliputi SD dan SMP. Lebih dari 90% dari semua siswa juga lulus dari sekolah tinggi dan lebih dari 40% dari universitas atau perguruan tinggi junior. Di universitas persentase siswa laki-laki lebih tinggi daripada siswa perempuan sedangkan sebaliknya adalah kasus di perguruan tinggi junior. Jumlah mahasiswa lulusan universitas relatif rendah.
Tahun sekolah Jepang dimulai pada bulan April dan terdiri dari tiga istilah, dipisahkan oleh liburan singkat di musim semi dan musim dingin, dan liburan musim panas satu bulan lama.
Karakteristik dari sistem sekolah Jepang ujian masuk, dan dengan mereka saing yang tinggi di kalangan siswa. Sebagian besar sekolah tinggi, universitas, serta swasta beberapa SMP dan SD membutuhkan pelamar untuk menulis ujian masuk. Dalam rangka untuk lulus ujian masuk ke lembaga terbaik, banyak siswa menghadiri sekolah persiapan khusus (juku) selain kelas reguler, atau selama satu sampai dua tahun antara sekolah tinggi dan universitas (yobiko).
Universitas paling bergengsi adalah Universitas Nasional Tokyo dan Universitas Kyoto, diikuti oleh universitas-universitas swasta terbaik.
Tag :
Japan,
Ebisu Muscats (恵比寿マスカッツ)
By : Unknown
Ebisu Muscats (恵比寿マスカッツ) Girl Band Paling popular di
Jepang Saat ini. Ebisu Muscats pertama kali terbentuk pada tahun 2008 sebagai bagian
dalam acara variety"Onedari Muscat SP!" yang ditayangkan di TV Tokyo.
Ebisu Muscats beranggotakan wanita-wanita yang mempunyai profesi sebagai model
khusus untuk majalah pria dewasa atau lebih dikenal sebagai gravure idols, dan
model-model yang mempunyai profesi sebagai model yang biasa tampil dalam video
dewasa atau lebih dikenal dengan sebutan AV IdolTag :
Japan,
Weekly Top 10 (January 14-20, 2013)
By : Unknown
J-Music :)
![]() |
| Hanazawa Kana |
The TOWER RECORDS Shinjuku store di Tokyo telah mengumumkan weekly TOP 10 anime single/album untuk edisi 14 hingga 20 Januari kemarin . Yang berhasil meraih peringkat pertama adalah single ke 4 Kana Hanazawa "Silent Snow" yang dirilis pada tanggal 16 Januari kemarin. Single ini juga berhasil meraih peringkat 8 dalam Oricon weekly single charts dalam minggu pertama penjualannya .
Weekly Top 10 (January 14-20, 2013)
1."Silent Snow" - Kana Hanazawa (4th single)
2."Sunny Side Story" - Haruka Tomatsu (2nd album)
3."Love Live! μ’s Best Album Best Live!" - μ's (1st best album)
4."ONE PIECE 15th Anniversary BEST ALBUM" - Various artists
5. "Shiro SAGISU Music from “EVANGELION:3.0” YOU CAN (NOT)REDO."
6."ROCKBOUND NEIGHBORS" – Nana Mizuki (9th album)
7."FINAL FANTASY TRIBUTE-THANKS-"
8."Jiku Tours" - Ayana Taketatsu (3rd single)
9.( "JoJo ~Sono Chi no Sadame~" – Hiroaki "Tommy"
Tominaga (JoJo's Bizarre Adventure OP)
10."ONE PIECE FILM Z ORIGINAL SOUNDTRACK" - Kohei
Tanaka/Shiro Hamaguchi
Tag :
Japan,
Kehidupan sehari hari masyarakat Jepang
By : Unknown![]() |
| Fuji Mountain |
Saya akan membahas tentang Kehidupan sehari hari Masyasrakat Jepang , moga bermanfaat ^_^
1. Pakaian
Keadaan iklim dari musim yang berganti - ganti sepanjang tahunnya, sangat berpengaruh besar terhadap pola kehidupan di Jepang. Mulai dari pakaian, makanan, minuman, hingga peralatan rumah tangga untuk kepentingan sehari - hari akan bergantung pada iklimnya. Biasanya orang Jepang menyesuaikan jenis pakaiannya sesuai dengan musim yang dialami. Bahan pakaian yang digunakan baik untuk pria maupun wanita adalah wool atau yang sejenisnya yang memungkinkan bias menyimpan panas di tubuh. Kaos-kaos pakaian dalam (shitagi) yang berlengan panjang atau berkaki panjang (kadang disebut pakaian monyet) dibutuhkan untuk pria maupun wanita. Pada musim dingin baik pria maupun wanita membutuhkan pakaian minimal tiga lapis sekali pakai. Sementara untuk kebutuhan tidur perlu disiapkan kakefuton yaitu kasur untuk selimut atau dua sampai tiga lembar selimut tebal. Untuk alat pemanas diperlukan sutobu (stove) yaitu alat pemanas yang menggunakan bahan bakar seperti gas, listrik, atau minyak tanah. Bagi yang tinggal di ryo (asrama) mungkin tidak perlu mempersiapkan alat ini,
karena biasanya telah tersedia. Makanan di Jepang tidak terlalu berbeda dengan di kita, tetapi di musim dingin dibutuhkan makanan-makanan dan minuman yang dapat membantu memanaskan tubuh. Oleh karena itu seperti minuman keras di Jepang amat biasa dan bukan merupakan suatu barang konsumsi yang dilarang.
1. Pakaian
Keadaan iklim dari musim yang berganti - ganti sepanjang tahunnya, sangat berpengaruh besar terhadap pola kehidupan di Jepang. Mulai dari pakaian, makanan, minuman, hingga peralatan rumah tangga untuk kepentingan sehari - hari akan bergantung pada iklimnya. Biasanya orang Jepang menyesuaikan jenis pakaiannya sesuai dengan musim yang dialami. Bahan pakaian yang digunakan baik untuk pria maupun wanita adalah wool atau yang sejenisnya yang memungkinkan bias menyimpan panas di tubuh. Kaos-kaos pakaian dalam (shitagi) yang berlengan panjang atau berkaki panjang (kadang disebut pakaian monyet) dibutuhkan untuk pria maupun wanita. Pada musim dingin baik pria maupun wanita membutuhkan pakaian minimal tiga lapis sekali pakai. Sementara untuk kebutuhan tidur perlu disiapkan kakefuton yaitu kasur untuk selimut atau dua sampai tiga lembar selimut tebal. Untuk alat pemanas diperlukan sutobu (stove) yaitu alat pemanas yang menggunakan bahan bakar seperti gas, listrik, atau minyak tanah. Bagi yang tinggal di ryo (asrama) mungkin tidak perlu mempersiapkan alat ini,
karena biasanya telah tersedia. Makanan di Jepang tidak terlalu berbeda dengan di kita, tetapi di musim dingin dibutuhkan makanan-makanan dan minuman yang dapat membantu memanaskan tubuh. Oleh karena itu seperti minuman keras di Jepang amat biasa dan bukan merupakan suatu barang konsumsi yang dilarang.
2. Ofuro – Sentaku (Mandi – Mencuci)
Mandi di Jepang,
bukan hanya sekedar membersihkan diri, tapi berfungsi untuk menghangatkan badan
terutama di musim dingin. Kebiasaan mandi di Jepang adalah satu kali dalam
sehari dan biasanya dilakukan pada malam hari. Bagi mereka yang tinggal di
apato (apartemen) atau di ryo (asrama) yang dilengkapi dengan ofuro (kamar
mandi), persoalan mandi tidak menjadi masalah, tetapi bagi tempat-tempat
tinggal yang tidak dilengkapi dengan ofuro (kamar mandi),
para penghuninya biasa menggunakan fasilitas sento yaitu kamar mandi umum dengan tarif sekitar ¥ 230 satu kali mandi. Di sento, kamar mandi akan terdiri dari dua pintu, satu pintu untuk laki-laki dan satu pintu untuk perempuan. Sistem mandi di sento adalah mandi bersama. Satu sama lain sama-sama berendam di ofuro (kolam mandi) yang sama. Di Jepang ofuro (kamar mandi), hanya berfungsi benar-benar untuk mandi, bukan untuk buang air kecil/besar. Dalam hal buang air kecil/besar digunakan otearai/toilet dan sebagai pembersih adalah kertas tisu. Memang di tempat- tempat tertentu atau rumah-rumah tertentu ada juga yang menggunakan fasilitas air sebagai alat pembersih tapi tetap juga memakai tisu, sehingga sangat perlu bagi karyasiswa untuk senantiasa mengantongi tisu setiap saat sebagai persiapan. Di musim-musim dingin biasanya mandi tidak dilakukan tiap hari, mencuci pakaian
kecuali pakaian dalam, pakaian lain seperti jas, pantolan, rok, dan baju-baju dingin lainnya tidak setiap kali diculi. Terutama over coat biasanya cukup setelah musim dingin berakhir dan dicuci di dry-cleaning.
Untuk mencuci pakaian sehari-hari dapat dilakukan di tempat cuci umum yang biasanya tersedia di asrama atau di kota - kota besar. Tempat cuci pakaian otomatis ini menggunakan uang logam seratusan
(koin) baik untuk cuci dan pengeringan. Jadi anda cukup membawa pakaian kotor dalam tas dan sekitar 2 jam anda dapat membawa pulang kembali dalam keadaan
kering dan bersih.
para penghuninya biasa menggunakan fasilitas sento yaitu kamar mandi umum dengan tarif sekitar ¥ 230 satu kali mandi. Di sento, kamar mandi akan terdiri dari dua pintu, satu pintu untuk laki-laki dan satu pintu untuk perempuan. Sistem mandi di sento adalah mandi bersama. Satu sama lain sama-sama berendam di ofuro (kolam mandi) yang sama. Di Jepang ofuro (kamar mandi), hanya berfungsi benar-benar untuk mandi, bukan untuk buang air kecil/besar. Dalam hal buang air kecil/besar digunakan otearai/toilet dan sebagai pembersih adalah kertas tisu. Memang di tempat- tempat tertentu atau rumah-rumah tertentu ada juga yang menggunakan fasilitas air sebagai alat pembersih tapi tetap juga memakai tisu, sehingga sangat perlu bagi karyasiswa untuk senantiasa mengantongi tisu setiap saat sebagai persiapan. Di musim-musim dingin biasanya mandi tidak dilakukan tiap hari, mencuci pakaian
kecuali pakaian dalam, pakaian lain seperti jas, pantolan, rok, dan baju-baju dingin lainnya tidak setiap kali diculi. Terutama over coat biasanya cukup setelah musim dingin berakhir dan dicuci di dry-cleaning.
Untuk mencuci pakaian sehari-hari dapat dilakukan di tempat cuci umum yang biasanya tersedia di asrama atau di kota - kota besar. Tempat cuci pakaian otomatis ini menggunakan uang logam seratusan
(koin) baik untuk cuci dan pengeringan. Jadi anda cukup membawa pakaian kotor dalam tas dan sekitar 2 jam anda dapat membawa pulang kembali dalam keadaan
kering dan bersih.
3. Tata Pergaulan
Dalam pergaulan sehari-hari di lingkungan kampus antara mahasiswa dan dosen atau di antara sesama mahasiswa berbeda dengan di kita. Antara mahasiswa dan dosen berlaku tata tertib, sopan santun yang cukup ketat. Terhadap guru/dosen atau yang digurukan berlaku julukan sensei, sementara di antara sesama mahasiswa dengan ketat sistem sempai - kohai atau senior-yunior dijalankan. Untuk memanggil nama sensei atau guru selalu dengan menyebut nama keluarganya, misalnya Tanaka sensei, Sato sensei dan seterusnya, nama kecil tidak pernah muncul dalam panggilan terhadap guru. Terhadap teman terutama sempai (senior) panggilan selalu dengan nama keluarganya dengan tambahan san, sedangkan terhadap kohai atau seangkatannya bergantung dari akrab tidaknya, bisa pula memanggil nama kecil
dengan tambahan san. Sebutan atau panggilan terhadap orang-orang di dalam atau di luar lingkungan kampus selain dari sensei berlaku panggilan san, baik terhadap pria maupun wanita. Dalam berinteraksi dengan orang Jepang secara langsung ataupun tidak langsung ada hal-hal yang perlu diperhatikan seperti orei (rasa terima kasih yang sering diungkapkan dengan ucapan arigato). Jika kita menerima jasa baik apakah itu kecil atau besar perlu mengucapkan arigato. Ucapan itu biasanya bukan saja pada
waktu peristiwa terjadi, tetapi sering dikemukan setiap berjumpa lagi dengan si pemberi jasa dengan menyampaikan ucapan kono aida arigato gozaimashita (waktu itu terima kasih). Selain Orei, orang Jepang juga sangat memperhatikan okaeshi, yaitu pemberian kembali jasa kita memberi sesuatu
kenang-kenangan pada orang Jepang, maka cepat atau lambat pasti si orang Jepang itu akan membalas kembali pemberian itu. Dalam pergaulan sehari-hari akan sering terkesan orang Jepang menunjukkan sikap respect terhadap orang-orang barat (kulit putih) atau orang yang dapat berbahasa Inggris, bahkan
tidak jarang pula terbaca sikapnya seperti mereka sendiri adalah orang barat dalam berhadapan dengan orang-orang yang datang dari Asia atau berkulit hitam. Hal ini mungkin disebabkan kuatnya pandangan orang Jepang dalam menilai superioritas barat ditambah lagi dengan kekuatan ekonomi yang mereka miliki.
Tag :
Japan,
Metode Penyembuhan Onsen Sebagai Bagian Budaya Masyarakat Jepang
By : Unknown
Metode
Penyembuhan Onsen Sebagai Bagian Budaya Masyarakat Jepang
Setelah
pukul 7 pagi, berendam di pemandian privat Arcana yang merupakan bagian dari
hotel di antara rindangnya pepohonan area Japan’s Izu Peninsula dan pada momen
yang singkat merasakan sensasi dari pemandian air panas. Diiringi kicauan
burung dan suara aliran sungai beratapkan kanopi yang tertutup salju
membangkitkan suasana.
Onsen atau
biasa disebut oleh orang Jepang sebagai pemandian air panas, menjadi bagian
penting bagi kehidupan orang Jepang sehari-hari dan merupakan hal yang telah
lama di nikmati orang Jepang. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan dari Dr.
Yuko Agishi, Ketua Peneliti Manfaat Kesehatan Onsen.
Dikatakan
oleh Duff Trimble dari agen perjalanan Wabi-Sabi yang berpusat di Toronto,
Kanada, “onsen juga mendorong persamaan kedudukan (baik status sosial
maupun politik-ed) yang dibanggakan oleh orang Jepang. Setelah Anda melepaskan
segala bentuk materi yang melekat pada diri Anda, maka kedudukan kita akan
sama.”
Cerita
bagaimana onsen ditemukan sekitar 3000 tahun lalu disuatu tempat
dimana aneka burung yang terlihat seperti mengajari orang-orang tentang
kekuatan penyembuhan melalui air panas. Bagaimana para dewa membimbing samurai
dan para kesatria menyembuhkan diri dari berbagai jenis penyakit dengan
berendam di air panas.
Saat
perjalanan ke Izu, terlihat beberapa orang berfoto di depan sumber mata air
panas tertua, Shuzenji.
Berdasarkan
legenda, seorang biksu Budha bertemu seorang anak yang sedang memandikan
ayahnya yang sedang sakit di sungai Katsura pada tahun 807. Kawatir akan
dinginnya air yang akan memperburuk kondisi kesehatan, lalu didoronglah sebuah
alat ritual yang disebut dokkosho diantara bebatuan dan mengeluarkan
sumber air panas hingga menyembuhkan ayah anak tersebut.
Lebih dari
1200 tahun metode penyembuhan berupa pengobatan penyakit dengan cara
berendam/mandi (balneotherapy-ed) diajarkan pada orang Jepang. Dari kaum lansia
hingga ibu hamil telah merasakan manfaat dari onsen. Setelah beberapa
dekade penelitian yang dilakukan oleh Dr. Agishi, bahwa dalam metode
penyembuhan dengan cara berendam air panas sangat bergantung dari komposisi
mineral yang terkandung pada sumber mata air panas. “Ada mekanisme psikologis
dalam menjaga suhu hangat tubuh oleh beberapa jenis mata air panas yang berbeda
dari air keran biasa,” jelas Agishi. Ia juga menambahkan, “Rata-rata hampir
setiap orang Jepang menghabiskan waktu lebih dari 1 hari berada di onsen.”
Menjadi
prioritas dalam mendirikan tempat pemandian umum sementara di timur laut
Jepang, yang hancur dalam beberapa hari akibat bencana tsunami 2011. Di Tokyo
beberapa hotel terkemuka seperti Park Hyatt’s dan Four Seasons menyediakan
fasilitas onsen buatan. Akan tetapi otoritas setempat tetap bertindak
tegas dalam mengawasi adanya fasilitas onsen dengan adanya onsenhou (peraturan
mengenai pengelolaan sumber mata air panas-ed) yang telah dijalankan dalam
beberapa dekade. Para turis sangat gembira dengan adanya fasilitas onsen yang
diberikan oleh penyedia tempat wisata.
Relaksasi
dengan merasakan kehangatan dari onsen memberikan sensasi tersendiri
yang tak terlupakan dari mulai menyembuhkan berbagai penyakit hingga merasakan
kedamaian spiritual. Kadang pada saat kita berwisata ada beberapa tradisi
budaya yang mungkin kita lewatkan, namun tidak halnya dengan onsen.
Kurasa Cukup , Makasih telah membaca Artikel ini ;)
Tag :
Japan,
Kebudayaan Jepang Yang Paling Unik dan Gila #2
By : Unknown
Kebudayaan
Jepang Yang Paling Unik dan Gila .
Kita Lanjut Postingan yg Lalu , wes
Next >>
langsung aja ya ke no 6
6. Male Hosts
Jika Gyaru style lebih dipakai kalangan perempuan, maka Gyaruo style dipilih oleh generasi muda pria di Jepang. Memakai pakaian mahal, parfum mahal, dan tata rambut ala eksekutif muda, Gyaruo identik dengan pria muda yang menghabiskan waktu di klub bersama perempuan lebih tua.
7. Yankii
Mereka yang menganut Yankii style adalah sekelompok orang yang mewarnai rambut menjadi pirang dan oranye. Pilihan hidup kalangan Yankii juga cukup bebas, cuek dan terkadang tidak mengikuti aturan yang berlaku. Sudah lama Yankii dianggap sebagai ‘hantu’ dalam kebudayaan modern Jepang. Dimulai di akhir era 80-an, Yankii lebih dikenal sebagai style punk Jepang yang tak menjalani hidup bebas dan menerobos paradigma.
8. Visual Kei
Jika Korea Selatan memiliki style K-Pop yang imut dan manis, maka Jepang memiliki Visual Kei yang begitu keren. Visual Kei dianggap banyak orang sebagai gerakan dari musisi rock Jepang (JRock) yang tampil dengan kostum, make up, tata rambut eksentrik yang terkadang berkesan androgini.
Visual Kei telah mempengaruhi gaya busana di kawasan Harajuku, terutama bagi mereka yang berkumpul di Jingu Bashi (jembatan yang menghubungkan Harajuku dengan Meiji Shrine). Salah satu band pengusung Visual Kei paling populer di dunia adalah L’Arc~en~Ciel ,sedangkan kalau favorite ai adalah Alice Nine :p .
9. Cosplay
Cosplay merupakan singkatan dari Costume Play. Salah satu subkultur Harajuku yang berpakaian ala karakter manga, anime, dan game di Jepang. Di kawasan Akihabara, Tokyo, bahkan ada cafe Cosplay tempat berkumpul penggemar style ini. Bahkan kini event Cosplay juga sudah diapresiasi sampai di luar negeri. Toko-toko penjual aksesoris Cosplay juga bisa kita temukan di berbagai daerah modern. Mereka yang berpakaian Cosplay seakan karakter yang timbul langsung dari Inuyasha, Naruto, Bleach, sampai Final Fantasy.
Kalian lebih tertarik yg mana di antara 10 opsi yg ada ?
Kita Lanjut Postingan yg Lalu , wes
Next >>
langsung aja ya ke no 6
6. Male Hosts
Jika Gyaru style lebih dipakai kalangan perempuan, maka Gyaruo style dipilih oleh generasi muda pria di Jepang. Memakai pakaian mahal, parfum mahal, dan tata rambut ala eksekutif muda, Gyaruo identik dengan pria muda yang menghabiskan waktu di klub bersama perempuan lebih tua.
7. Yankii
Mereka yang menganut Yankii style adalah sekelompok orang yang mewarnai rambut menjadi pirang dan oranye. Pilihan hidup kalangan Yankii juga cukup bebas, cuek dan terkadang tidak mengikuti aturan yang berlaku. Sudah lama Yankii dianggap sebagai ‘hantu’ dalam kebudayaan modern Jepang. Dimulai di akhir era 80-an, Yankii lebih dikenal sebagai style punk Jepang yang tak menjalani hidup bebas dan menerobos paradigma.
8. Visual Kei
Jika Korea Selatan memiliki style K-Pop yang imut dan manis, maka Jepang memiliki Visual Kei yang begitu keren. Visual Kei dianggap banyak orang sebagai gerakan dari musisi rock Jepang (JRock) yang tampil dengan kostum, make up, tata rambut eksentrik yang terkadang berkesan androgini.
Visual Kei telah mempengaruhi gaya busana di kawasan Harajuku, terutama bagi mereka yang berkumpul di Jingu Bashi (jembatan yang menghubungkan Harajuku dengan Meiji Shrine). Salah satu band pengusung Visual Kei paling populer di dunia adalah L’Arc~en~Ciel ,sedangkan kalau favorite ai adalah Alice Nine :p .
9. Cosplay
Cosplay merupakan singkatan dari Costume Play. Salah satu subkultur Harajuku yang berpakaian ala karakter manga, anime, dan game di Jepang. Di kawasan Akihabara, Tokyo, bahkan ada cafe Cosplay tempat berkumpul penggemar style ini. Bahkan kini event Cosplay juga sudah diapresiasi sampai di luar negeri. Toko-toko penjual aksesoris Cosplay juga bisa kita temukan di berbagai daerah modern. Mereka yang berpakaian Cosplay seakan karakter yang timbul langsung dari Inuyasha, Naruto, Bleach, sampai Final Fantasy.
Kalian lebih tertarik yg mana di antara 10 opsi yg ada ?
Kalau aku
sih Lebih Suka Harajuku XD
Tag :
Japan,
10 Kuliner Jepang Yang Aneh
By : UnknownAnda hobi makan makanan asal jepang?
Sushi, sashimi, ramen, atau makanan Jepang lainnya adalah beberapa kuliner yang uda banyak ditemui dan dinikmati oleh orang-orang. Namun jika suatu hari kalian punya kesempatan untuk berkunjung ke Jepang, jangan heran apabila kalian menemukan berbagai makanan yang tidak biasa di sana.
Bagi kalian yang doyan mencoba kuliner ekstrim, beberapa jenis makanan 'aneh' Jepang di bawah ini bisa kalian jadikan sebagai referensi seperti yang dikutip dari Loneleeplanet.
1. Shirako
Sekilas shirako tampak seperti usus sapi yang dihidangkan mentah-mentah. Namun sesungguhnya shirako adalah bagian genital dari ikan yang mengandung sperma. Shirako cukup populer sebagai salah satu menu yang dihidangkan di beberapa bar di Jepang.
2. Inago no tsukudani
Inago adalah bahasa Jepang untuk belalang. Sementara tsukudani adalah kecap manis yang direbus bersama dengan mirin (bumbu yang mengandung alkohol). Bisa dibayangkan bagaimana bentuk inago no tsukudani? Makanan ini populer di provinsi Yamagata, Nagano dan Gunma di Jepang.
3. Basash
Basashi adalah nama makanan daging kuda yang disajikan mentah. Makanan ini sering ditemukan di provinsi Kumamoto, Nagano, Oita dan wilayah Tohoku.
Orang Jepang cukup menyukai kuliner ini, bahkan mereka juga memproduksi es krim dengan rasa serupa.
4. Natto
Natto adalah kedelai yang difermentasi dan memiliki bau yang sangat tajam. Natto mungkin tidak terlalu aneh diantara jenis makanan yang lain. Selain itu, kuliner yang sangat lengket ini juga biasa disajikan sebagaisalah satu menu sarapan orang Jepang.
5. Fugu
Ikan buntal beracun mampu disulap oleh orang Jepang menjadi masakan bernama fugu. Olahan yang benar mampu menghilangkan racun ikan buntal sepenuhnya dan membuatnya menjadi hidangan lezat yang bisa Anda nikmati.
6. Hachinoko
Bar lokal di Jepang akan menghidangkan hachinoko atau larva ulat ketika makanan kecil seperti kacang habis diserbu pengunjung. Hachinoko memang makanan ringan yang penuh dengan kandungan protein. Konon almarhum Kaisar Hirohito gemar menikmati hachinoko yang dimakan dengan nasi dan dibumbui bersama kecap dan gula.
7. Zazamushi
Zazamushi adalah makanan yang terbuat dari serangga air yang bisa ditemukan di restoran-restoran di Jepang maupun berbentuk kalengan di supermarket. Zazamushi berasal dari kata mushi yang berarti serangga yang hidup di sungai dan membuat suara 'zaazaa' ketika airnya mengalir.
8. Kujira iruca
Kujira adalah bahasa Jepang untuk daging paus, sementara iruca adalah daging lumba-lumba. Meski terdengar aneh dan tidak lazim, kedua jenis daging tersebut menjadi salah satu pilihan menu sashimi di beberapa restoran Jepang.
Daging-daging itu juga dijual di supermarket.
9. Shiokara
Shiokara merupakan makanan laut yang difermentasi. Rasa shiokara sangat asin dan juga berbau amis.
10. Shirouo no odorigui
Kuliner aneh terakhir Jepang adalah shirouo no odorigui.
Shirouo adalah ikan yang sangat kecil dan transparan yang dimakan hidup-hidup. Shirouo seolah menari-nari (odorigui) di dalam mulut ketika Anda menikmatinya.
Nah di antar kuliner di atas ,mana yg udah pernah kalian santap ?
Adakah kuliner Jepang favorite kalian diatas ?
Tag :
Japan,
Festival Ohanami di Jepang
By : Unknown
Sekarang saya lagi nge-posting Tentang Ohanami Di Jepang , Mari kita tengok !! ;)
Festival
Ohanami di Jepang
Dari maret sampai mei, kota Tokyo didekorasi dengan sangat brilian dengan
keindahan alami yang tidak bisa dibandingkan. Dalam masa ini, semua sakura di
jepang bermekaran. Jepang adalah rumah dari 400 jenis bunga dan mereka
bisa mulai mekar dari awal januari dibagian utara jepang. Sakura matsuri,
festival bunga mekar ini adalah bagian dari kultur jepang. Saat ini adalah saat
dimana orang berkumpul bersama dan merayakan, ohanami berarti pesta melihat. Berbagai
tempat melihat yang spesial
Berbagai acara diadakan di kota yang berbeda-beda, di Tokyo, orang-orang menikmati taiko performances, konser, minum teh bersama dan lebih banyak lagi. Pada siang hari, keluarga banyak yang pergi piknik di taman, dan pada malam hari, pesta malam dirayakan dengan sake dan beer! Di Tokyo sendiri, ada banyak sekali tempat untuk pergi melihat sakura. Di Imperial palace, Chidorigafuchi moat mempertunjukan lebih dari 100 tempat bunga bermekaran. Melihat gratis, dan naik kapal juga harganya sangat murah. sekitar 500yen.
Pengalaman kultural yang Unik
Merayakan Ohanami bersama dengan orang-orang jepang memberikan pengertian lebih terhadap kultur dan cara perayaan mereka daripada berkunjung ke museum manapun. Pada waktu ini semua keluarga di jepang sangat terbuka, relax, dan enjoy terhadap keindahan bunga-bunga ini. Merefleksikan dari waktu hidup bunga yang sebentar, membantu mereka untuk lebih menghargai waktu itu, walaupun singkat, waktu yang kita miliki, dan mendorong mereka untuk menggunakan setiap momen sebaik mungkin.
Berbagai acara diadakan di kota yang berbeda-beda, di Tokyo, orang-orang menikmati taiko performances, konser, minum teh bersama dan lebih banyak lagi. Pada siang hari, keluarga banyak yang pergi piknik di taman, dan pada malam hari, pesta malam dirayakan dengan sake dan beer! Di Tokyo sendiri, ada banyak sekali tempat untuk pergi melihat sakura. Di Imperial palace, Chidorigafuchi moat mempertunjukan lebih dari 100 tempat bunga bermekaran. Melihat gratis, dan naik kapal juga harganya sangat murah. sekitar 500yen.
Pengalaman kultural yang Unik
Merayakan Ohanami bersama dengan orang-orang jepang memberikan pengertian lebih terhadap kultur dan cara perayaan mereka daripada berkunjung ke museum manapun. Pada waktu ini semua keluarga di jepang sangat terbuka, relax, dan enjoy terhadap keindahan bunga-bunga ini. Merefleksikan dari waktu hidup bunga yang sebentar, membantu mereka untuk lebih menghargai waktu itu, walaupun singkat, waktu yang kita miliki, dan mendorong mereka untuk menggunakan setiap momen sebaik mungkin.
Tag :
Japan,
By : Unknown
Biaya Hidup di Jepang (1yen = 106rupiah)
Memang benar biaya hidup di jepang tergolong sangat mahal. untuk tiap2 kota di jepang relatif bervariasi biaya hidupnya, walaupun gak terlalu menyolok. seperti misalnya biaya hidup di tokyo akan berbeda dgn di osaka, tapi tentu aja gak terlalu mencolok kok.
1. Biaya tempat tinggal (40.000-60.000 yen)
Umumnya biaya apartemen di daerah tokyo itu sekitar 60.000/bulan yen untuk ukuran standar (1 ruangan dgn kamar mandi & toilet). ada juga yg lebih murah dari itu, tapi tentu fasilitasnya juga kurang. dan ada juga yg lebih mahal dari itu dgn fasilitas yg lebih wah! tapi kalo tinggal di asrama sih bisa lebih murah, sekitar 10.000-20.000 yen.
2. Biaya makan (20.000-30.000 yen)
Untuk gaya hidup normal (daging, ayam, telor) bisa menghabiskan uang sekitar 30.000 yen/bulan. tapi kalo bisa masak sendiri lebih bagus, karena akan lebih murah. dan ada beberapa jenis makanan yg justru harganya lebih murah daripada di indonesia.
berikut beberapa harga makanan di jepang:
daging=1000yen/kilo.
ayam=500 yen/kilo.
telor=120 yen/pack isi 10 butir.
sayuran=300 yen/pack.
susu=180 yen/pack 1 liter.
minyak goreng=378 yen/1,5 liter.
yogurt=150 yen/450 gr.
3. Biaya transportasi (10.000-15.000 yen)
Biaya transportasi di jepang mahal banget. untuk beberapa kota besar, biaya bis berkisar 200-250 yen, dan ada yg pake sistem jauh-dekat = 200-220 yen. untuk kereta minimalnya 120-150 yen. untuk biaya transportasi normal sebulan berkisar 8000-10.000 yen. kalo kamu bepergian lebih sering lagi, maka biaya ini bisa lebih mahal lagi, bisa sampai 15.000 yen/bulan.
4. Biaya listrik dan gas (10.000 yen)
Biaya ini normalnya bisa menghabiskan uang sekitar 10.000 yen/bulan. tapi sebenernya ini masih bisa ditekan, apalagi kalo kamu cuma hidup sendiri. listrik di jepang pake jenis tegangan yg 110 volt. berbeda dengan indonesia yg pake 220 volt. Untuk listrik gas dan air pemakaian kami per bulan(family), air(ditagih 2 bulan sekali) sekitar ¥4000, gas ¥7000(akan lbh murah setengahnya kalo pake gas pemerintah, apato kami pake gas yg diantar) akan lebih mahal(lebih dari ¥10,000) pada musim dingin karena pemakaian air panas lebih sering, listrik sekitar ¥4000(musim dingin juga lebih tinggi karna pemakaian heater sepanjang hari, bisa lebih dari ¥10,000). Kalo mau hemat, sering-sering aja tinggal di lab, biasanya setiap mahasiswa dapat fasilitas lab(untuk mahasswa S1 ga tau dapet or tidak)
5. Biaya telepon (5000-8000 yen)
Untuk telepon dalam negeri sebulan bisa mencapai 5000 yen(udah termasuk abonemen sebesar kurang lebih 2000 yen). terus ada juga kartu telepon internasional untuk telepon ke indonesia yg harganya 3000 yen untuk durasi bicara 2 jam.
6. Biaya kesehatan dan lain-lain.
Biaya tak terduga seperti misalnya kesehatan bisa mencapai 5000-10.000 yen/bulan. untuk biaya berobat biasanya akan dicover oleh pihak asuransi (jika kamu termasuk penerima beasiswa yg ada fasilitas tunjangan kesehatannya), dan kita hanya akan bayar 30% aja dari total biaya pengobatan.
nah... secara garis besar biaya hidup di jepang (tidak termasuk uang kuliah) dengan rincian di atas bisa dibagi dalam beberapa kategori:
1. gaya hidup irit: total 55.000 yen/bulan (asrama/apartemen dgn sharing berdua sama temen = 20.000 yen, makan = 20.000 yen, transportasi = 5000 yen, air listrik gas = 5000 yen, tak terduga = 5000 yen). nggak beli makanan di kantin, jarang bepergian, tinggal di asrama sekolah, atau apartemen yg fasilitasnya kurang (gak ada kamar mandi & toilet).
2. gaya hidup hemat: total 95.000 yen/bulan (asrama/apartemen murah = 45.000 yen/bulan, makan = 25.000 yen, transportasi = 5000 yen, air listrik gas telepon = 15.000 yen, tak terduga = 5000 yen).
3. gaya hidup normal: total 120.000 yen/bulan (apartemen 60.000 yen, makan = 30.000 yen, transportasi = 10.000 yen, air listrik gas telepon = 15.000 yen, tak terduga = 5000 yen).
itu dia gambaran singkatnya....
mudah-mudahan bisa membantu kamu yang akan melanjutkan sekolah di jepang, atau tinggal di jepang...!
Biaya Hidup di Jepang (1yen = 106rupiah)Memang benar biaya hidup di jepang tergolong sangat mahal. untuk tiap2 kota di jepang relatif bervariasi biaya hidupnya, walaupun gak terlalu menyolok. seperti misalnya biaya hidup di tokyo akan berbeda dgn di osaka, tapi tentu aja gak terlalu mencolok kok.
1. Biaya tempat tinggal (40.000-60.000 yen)
Umumnya biaya apartemen di daerah tokyo itu sekitar 60.000/bulan yen untuk ukuran standar (1 ruangan dgn kamar mandi & toilet). ada juga yg lebih murah dari itu, tapi tentu fasilitasnya juga kurang. dan ada juga yg lebih mahal dari itu dgn fasilitas yg lebih wah! tapi kalo tinggal di asrama sih bisa lebih murah, sekitar 10.000-20.000 yen.
2. Biaya makan (20.000-30.000 yen)
Untuk gaya hidup normal (daging, ayam, telor) bisa menghabiskan uang sekitar 30.000 yen/bulan. tapi kalo bisa masak sendiri lebih bagus, karena akan lebih murah. dan ada beberapa jenis makanan yg justru harganya lebih murah daripada di indonesia.
berikut beberapa harga makanan di jepang:
daging=1000yen/kilo.
ayam=500 yen/kilo.
telor=120 yen/pack isi 10 butir.
sayuran=300 yen/pack.
susu=180 yen/pack 1 liter.
minyak goreng=378 yen/1,5 liter.
yogurt=150 yen/450 gr.
3. Biaya transportasi (10.000-15.000 yen)
Biaya transportasi di jepang mahal banget. untuk beberapa kota besar, biaya bis berkisar 200-250 yen, dan ada yg pake sistem jauh-dekat = 200-220 yen. untuk kereta minimalnya 120-150 yen. untuk biaya transportasi normal sebulan berkisar 8000-10.000 yen. kalo kamu bepergian lebih sering lagi, maka biaya ini bisa lebih mahal lagi, bisa sampai 15.000 yen/bulan.
4. Biaya listrik dan gas (10.000 yen)
Biaya ini normalnya bisa menghabiskan uang sekitar 10.000 yen/bulan. tapi sebenernya ini masih bisa ditekan, apalagi kalo kamu cuma hidup sendiri. listrik di jepang pake jenis tegangan yg 110 volt. berbeda dengan indonesia yg pake 220 volt. Untuk listrik gas dan air pemakaian kami per bulan(family), air(ditagih 2 bulan sekali) sekitar ¥4000, gas ¥7000(akan lbh murah setengahnya kalo pake gas pemerintah, apato kami pake gas yg diantar) akan lebih mahal(lebih dari ¥10,000) pada musim dingin karena pemakaian air panas lebih sering, listrik sekitar ¥4000(musim dingin juga lebih tinggi karna pemakaian heater sepanjang hari, bisa lebih dari ¥10,000). Kalo mau hemat, sering-sering aja tinggal di lab, biasanya setiap mahasiswa dapat fasilitas lab(untuk mahasswa S1 ga tau dapet or tidak)
5. Biaya telepon (5000-8000 yen)
Untuk telepon dalam negeri sebulan bisa mencapai 5000 yen(udah termasuk abonemen sebesar kurang lebih 2000 yen). terus ada juga kartu telepon internasional untuk telepon ke indonesia yg harganya 3000 yen untuk durasi bicara 2 jam.
6. Biaya kesehatan dan lain-lain.
Biaya tak terduga seperti misalnya kesehatan bisa mencapai 5000-10.000 yen/bulan. untuk biaya berobat biasanya akan dicover oleh pihak asuransi (jika kamu termasuk penerima beasiswa yg ada fasilitas tunjangan kesehatannya), dan kita hanya akan bayar 30% aja dari total biaya pengobatan.
nah... secara garis besar biaya hidup di jepang (tidak termasuk uang kuliah) dengan rincian di atas bisa dibagi dalam beberapa kategori:
1. gaya hidup irit: total 55.000 yen/bulan (asrama/apartemen dgn sharing berdua sama temen = 20.000 yen, makan = 20.000 yen, transportasi = 5000 yen, air listrik gas = 5000 yen, tak terduga = 5000 yen). nggak beli makanan di kantin, jarang bepergian, tinggal di asrama sekolah, atau apartemen yg fasilitasnya kurang (gak ada kamar mandi & toilet).
2. gaya hidup hemat: total 95.000 yen/bulan (asrama/apartemen murah = 45.000 yen/bulan, makan = 25.000 yen, transportasi = 5000 yen, air listrik gas telepon = 15.000 yen, tak terduga = 5000 yen).
3. gaya hidup normal: total 120.000 yen/bulan (apartemen 60.000 yen, makan = 30.000 yen, transportasi = 10.000 yen, air listrik gas telepon = 15.000 yen, tak terduga = 5000 yen).
itu dia gambaran singkatnya....
mudah-mudahan bisa membantu kamu yang akan melanjutkan sekolah di jepang, atau tinggal di jepang...!
Tag :
Japan,
Kebudayaan Jepang Yang Unik dan Gila
By : Unknown
Kebudayaan
Jepang Yang Paling Unik dan Gila, Tertarik?
Jepang selalu memiliki hal yang unik. Tak heran dalam sekitar 10 tahun terakhir ini, penggemar negeri Matahari Terbit ini semakin meningkat. Tidak hanya karena lingkungan dan kehidupan di sana, namun sampai bagian kebudayaannya.
Masyarakat Jepang dikenal memiliki selera budaya dan fashion yang unik. Di mana mereka tak segan-segan memilih pakaian dan gaya penampilan yang aneh bahkan cenderung gila untuk kalangan Jepang itu sendiri.
Dengan kebanyakan terinspirasi pada karya anime dan manga, generasi muda Jepang memperlihatkan style fashion unik yang jadi kiblat di dunia internasional. Meskipun industri K-Pop kini begitu booming, namun penggemar setia kebudayaan Jepang masih sangat tinggi.
Kira-kira apa kebudayaan Jepang yang bahkan dianggap gila dan unik bahkan oleh masyarakat Jepang sendiri?
1. Harajuku Style Harajuku style adalah induk dari seluruh fashion unik Jepang saat ini. Berpusat pada area sekitar stasiun kereta api Harajuku, banyak generasi muda Jepang menampilkan fashion unik yang berbeda dan tetap trendy. Seakan kawasan Harajuku menjadi catwalk raksasa dan pusat perhatian dunia.
Bahkan kini fashion Harajuku sudah memiliki begitu banyak produk dan clothing brand yang sampai dijual di Eropa dan Amerika Serikat. Pakaian, tata rambut sampai make up yang berbeda, membuat Harajuku style semakin populer. Apakah kamu termasuk penggemarnya?
2. Dekotora
Jika supir truk di Indonesia mungkin lebih senang menggambar bak truk dengan sosok wanita dan tulisan menggelitik seperti ‘Kutunggu Jandamu’ atau ‘Tak Pulang Tak Ada Uang’, maka supir truk di Jepang menghabiskan waktu (dan uang mereka) untuk mendekorasi truk.
Dikenal dengan nama Dekotora (kombinasi kata bahasa Inggris ‘decoration’ dan ‘truck’), mereka membuat truk dihiasi lampu sampai kotak-kotak desain super rumit. Tata cahaya terang, terutama di malam hari pasti membuat Dekotora menjadi bahan perhatian. Bagaimana jika tukang antar paket kilat memiliki alat transportasi seperti ini?
3. Gyaru
Berasal dari kata bahasa Inggris, ‘gal’, gyaru adalah mereka gadis-gadis muda yang mewarnai rambut mereka dengan nuansa perak dan pirang serta make up yang memberikan kesan kulit lebih gelap namun colorful. Penganut style Gyaru lebih sering menampilkan kesan seksi mereka. Gyaru sendiri memiliki banyak macam style.
Salah satunya adalah kogyaru, di mana gadis-gadis SMA di Jepang tampil dengan seragam sekolah seksi dan mewarnai rambut jadi pirang. Lalu ada ganguro, mereka yang memakai riasan gelap, bibir putih dan stiker warna-warni di wajah.
Yang lebih gila lagi adalah Yamanba, di mana para gadis Jepang tampil dengan dandanan konyol dan aksesoris penuh warna yang kontras dengan riasan gelap.
4. Lolita
Memakai rok, gaun dengan kerah tinggi, topi dan payung berbulu adalah salah satu ciri khas style Lolita. Seakan sekumpulan gadis ini adalah lulusan sekolah sutradara film Tim Burton dari jaman Victoria. Style Lolita kini bahkan sudah berkembang ke Gothic Lolita, masih dengan rok-rok lebar, hanya Gothic Lolita dominan warna hitam. Style Lolita timbul dari penolakan para gadis di Jepang di mana para pria berpikir bahwa gadis cantik itu harus berpakaian super seksi. Sehingga Lolita lebih mengedepankan pakaian anggun dan kesan cute dari trend fashion 200 tahun lalu.
5. Kawaii – Decora
Kawaii merupakan bahasa Jepang yang diartikan bebas menjadi cute (imut). Kawaii – Decora menjadi salah satu aspek Harajuku style paling populer. Di mana mereka penganut fashion ini tampil dengan pakaian dan make up style untuk anak-anak kecil. Dengan warna-warna pastel, penganut Kawaii tampil layaknya anak-anak imut. Sementara Decora adalah style fashion yang mengedepankan pemakaian aksesoris lucu dan unik.
Tunggu
Postingan SeLanjutnya Tentang Kebudayaan Jepang yg Terunik yah ;)
Tag :
Japan,
By : Unknown
Jepang selalu memiliki hal yang unik. Tak heran dalam sekitar 10 tahun terakhir ini, penggemar negeri Matahari Terbit ini semakin meningkat. Tidak hanya karena lingkungan dan kehidupan di sana, namun sampai bagian kebudayaannya.
Masyarakat Jepang dikenal memiliki selera budaya dan fashion yang unik. Di mana mereka tak segan-segan memilih pakaian dan gaya penampilan yang aneh bahkan cenderung gila untuk kalangan Jepang itu sendiri.
Dengan kebanyakan terinspirasi pada karya anime dan manga, generasi muda Jepang memperlihatkan style fashion unik yang jadi kiblat di dunia internasional. Meskipun industri K-Pop kini begitu booming, namun penggemar setia kebudayaan Jepang masih sangat tinggi.
Kira-kira apa kebudayaan Jepang yang bahkan dianggap gila dan unik bahkan oleh masyarakat Jepang sendiri?
1. Harajuku Style Harajuku style adalah induk dari seluruh fashion unik Jepang saat ini. Berpusat pada area sekitar stasiun kereta api Harajuku, banyak generasi muda Jepang menampilkan fashion unik yang berbeda dan tetap trendy. Seakan kawasan Harajuku menjadi catwalk raksasa dan pusat perhatian dunia.
Bahkan kini fashion Harajuku sudah memiliki begitu banyak produk dan clothing brand yang sampai dijual di Eropa dan Amerika Serikat. Pakaian, tata rambut sampai make up yang berbeda, membuat Harajuku style semakin populer. Apakah kamu termasuk penggemarnya?
2. Dekotora
Jika supir truk di Indonesia mungkin lebih senang menggambar bak truk dengan sosok wanita dan tulisan menggelitik seperti ‘Kutunggu Jandamu’ atau ‘Tak Pulang Tak Ada Uang’, maka supir truk di Jepang menghabiskan waktu (dan uang mereka) untuk mendekorasi truk.
Dikenal dengan nama Dekotora (kombinasi kata bahasa Inggris ‘decoration’ dan ‘truck’), mereka membuat truk dihiasi lampu sampai kotak-kotak desain super rumit. Tata cahaya terang, terutama di malam hari pasti membuat Dekotora menjadi bahan perhatian. Bagaimana jika tukang antar paket kilat memiliki alat transportasi seperti ini?
3. Gyaru
Berasal dari kata bahasa Inggris, ‘gal’, gyaru adalah mereka gadis-gadis muda yang mewarnai rambut mereka dengan nuansa perak dan pirang serta make up yang memberikan kesan kulit lebih gelap namun colorful. Penganut style Gyaru lebih sering menampilkan kesan seksi mereka. Gyaru sendiri memiliki banyak macam style.
Salah satunya adalah kogyaru, di mana gadis-gadis SMA di Jepang tampil dengan seragam sekolah seksi dan mewarnai rambut jadi pirang. Lalu ada ganguro, mereka yang memakai riasan gelap, bibir putih dan stiker warna-warni di wajah.
Yang lebih gila lagi adalah Yamanba, di mana para gadis Jepang tampil dengan dandanan konyol dan aksesoris penuh warna yang kontras dengan riasan gelap.
4. Lolita
Memakai rok, gaun dengan kerah tinggi, topi dan payung berbulu adalah salah satu ciri khas style Lolita. Seakan sekumpulan gadis ini adalah lulusan sekolah sutradara film Tim Burton dari jaman Victoria. Style Lolita kini bahkan sudah berkembang ke Gothic Lolita, masih dengan rok-rok lebar, hanya Gothic Lolita dominan warna hitam. Style Lolita timbul dari penolakan para gadis di Jepang di mana para pria berpikir bahwa gadis cantik itu harus berpakaian super seksi. Sehingga Lolita lebih mengedepankan pakaian anggun dan kesan cute dari trend fashion 200 tahun lalu.
5. Kawaii – Decora
Kawaii merupakan bahasa Jepang yang diartikan bebas menjadi cute (imut). Kawaii – Decora menjadi salah satu aspek Harajuku style paling populer. Di mana mereka penganut fashion ini tampil dengan pakaian dan make up style untuk anak-anak kecil. Dengan warna-warna pastel, penganut Kawaii tampil layaknya anak-anak imut. Sementara Decora adalah style fashion yang mengedepankan pemakaian aksesoris lucu dan unik.
Kebudayaan
Jepang Yang Paling Unik dan Gila, Tertarik?
Jepang selalu memiliki hal yang unik. Tak heran dalam sekitar 10 tahun terakhir ini, penggemar negeri Matahari Terbit ini semakin meningkat. Tidak hanya karena lingkungan dan kehidupan di sana, namun sampai bagian kebudayaannya.
Masyarakat Jepang dikenal memiliki selera budaya dan fashion yang unik. Di mana mereka tak segan-segan memilih pakaian dan gaya penampilan yang aneh bahkan cenderung gila untuk kalangan Jepang itu sendiri.
Dengan kebanyakan terinspirasi pada karya anime dan manga, generasi muda Jepang memperlihatkan style fashion unik yang jadi kiblat di dunia internasional. Meskipun industri K-Pop kini begitu booming, namun penggemar setia kebudayaan Jepang masih sangat tinggi.
Kira-kira apa kebudayaan Jepang yang bahkan dianggap gila dan unik bahkan oleh masyarakat Jepang sendiri?
1. Harajuku Style Harajuku style adalah induk dari seluruh fashion unik Jepang saat ini. Berpusat pada area sekitar stasiun kereta api Harajuku, banyak generasi muda Jepang menampilkan fashion unik yang berbeda dan tetap trendy. Seakan kawasan Harajuku menjadi catwalk raksasa dan pusat perhatian dunia.
Bahkan kini fashion Harajuku sudah memiliki begitu banyak produk dan clothing brand yang sampai dijual di Eropa dan Amerika Serikat. Pakaian, tata rambut sampai make up yang berbeda, membuat Harajuku style semakin populer. Apakah kamu termasuk penggemarnya?
2. Dekotora
Jika supir truk di Indonesia mungkin lebih senang menggambar bak truk dengan sosok wanita dan tulisan menggelitik seperti ‘Kutunggu Jandamu’ atau ‘Tak Pulang Tak Ada Uang’, maka supir truk di Jepang menghabiskan waktu (dan uang mereka) untuk mendekorasi truk.
Dikenal dengan nama Dekotora (kombinasi kata bahasa Inggris ‘decoration’ dan ‘truck’), mereka membuat truk dihiasi lampu sampai kotak-kotak desain super rumit. Tata cahaya terang, terutama di malam hari pasti membuat Dekotora menjadi bahan perhatian. Bagaimana jika tukang antar paket kilat memiliki alat transportasi seperti ini?
3. Gyaru
Berasal dari kata bahasa Inggris, ‘gal’, gyaru adalah mereka gadis-gadis muda yang mewarnai rambut mereka dengan nuansa perak dan pirang serta make up yang memberikan kesan kulit lebih gelap namun colorful. Penganut style Gyaru lebih sering menampilkan kesan seksi mereka. Gyaru sendiri memiliki banyak macam style.
Salah satunya adalah kogyaru, di mana gadis-gadis SMA di Jepang tampil dengan seragam sekolah seksi dan mewarnai rambut jadi pirang. Lalu ada ganguro, mereka yang memakai riasan gelap, bibir putih dan stiker warna-warni di wajah.
Yang lebih gila lagi adalah Yamanba, di mana para gadis Jepang tampil dengan dandanan konyol dan aksesoris penuh warna yang kontras dengan riasan gelap.
4. Lolita
Memakai rok, gaun dengan kerah tinggi, topi dan payung berbulu adalah salah satu ciri khas style Lolita. Seakan sekumpulan gadis ini adalah lulusan sekolah sutradara film Tim Burton dari jaman Victoria. Style Lolita kini bahkan sudah berkembang ke Gothic Lolita, masih dengan rok-rok lebar, hanya Gothic Lolita dominan warna hitam. Style Lolita timbul dari penolakan para gadis di Jepang di mana para pria berpikir bahwa gadis cantik itu harus berpakaian super seksi. Sehingga Lolita lebih mengedepankan pakaian anggun dan kesan cute dari trend fashion 200 tahun lalu.
5. Kawaii – Decora
Kawaii merupakan bahasa Jepang yang diartikan bebas menjadi cute (imut). Kawaii – Decora menjadi salah satu aspek Harajuku style paling populer. Di mana mereka penganut fashion ini tampil dengan pakaian dan make up style untuk anak-anak kecil. Dengan warna-warna pastel, penganut Kawaii tampil layaknya anak-anak imut. Sementara Decora adalah style fashion yang mengedepankan pemakaian aksesoris lucu dan unik.
Tunggu
Postingan SeLanjutnya Tentang Kebudayaan Jepang yg Terunik yah ;)
Tag :
Japan,
Jepang Produksi Ponsel Yang 'Aman' Untuk Berselingkuh
By : Unknown
UNIK NIH!
Jepang Produksi Ponsel Yang 'Aman' Untuk Berselingkuh
Perselingkuhan sepertinya sudah menjadi gaya hidup masa kini, sekalipun banyak yang membenci pengkhianatan cinta ini. Di Jepang, sebuah merek ponsel kenamaan, Fujitsu, mengeluarkan seri ponsel yang sebenarnya tidak nampak istimewa namun disukai banyak konsumen.
Rupanya ponsel ini menawarkan beragam fitur yang mendukung privasi Anda. Di kala banyak orang tergila-gila pada smartphone, orang Jepang justru memburu ponsel yang disebut uweki keitai atau ponsel perselingkuhan.
Jepang Produksi Ponsel Yang 'Aman' Untuk Berselingkuh
Perselingkuhan sepertinya sudah menjadi gaya hidup masa kini, sekalipun banyak yang membenci pengkhianatan cinta ini. Di Jepang, sebuah merek ponsel kenamaan, Fujitsu, mengeluarkan seri ponsel yang sebenarnya tidak nampak istimewa namun disukai banyak konsumen.
Rupanya ponsel ini menawarkan beragam fitur yang mendukung privasi Anda. Di kala banyak orang tergila-gila pada smartphone, orang Jepang justru memburu ponsel yang disebut uweki keitai atau ponsel perselingkuhan.
Ponsel ini sempat akan diubah dalam bentuk smartphone, namun banyak yang mengatakan hal tersebut kurang bermanfaat karena mereka lebih setia pada bentuk ponsel yang lama.
Ponsel ini keluaran Fujitsu, berupa ponsel lipat atau flip dari F-series. Fiturnya memang memungkinkan Anda tidak terlacak dalam menghubungi orang lain.
Tentu saja Anda harus menyetting terlebih dahulu nomor-nomor yang ingin Anda rahasiakan. Maka sms,missed call, dan panggilan terjawab Anda dengan nomor tersebut tidak akan nampak dalam ponsel.
Apabila ada panggilan dari kontak tertentu yang sudah disetting, bisa dilihat pada perubahan posisi lambang sinyal dan baterai.
Ternyata ponsel ini banyak disukai oleh pria di Jepang.
"Wanita biasanya ingin melacak siapa saja yang kami hubungi, oleh karena itu dengan ponsel ini,mereka tidak lagi dapat melacaknya sembarangan,"ujar salah seorang konsumen. Kebanyakan dari mereka menggunakan ponsel ini untuk menyembunyikan hubungan mereka dengan orang lain. Oleh karena itu ponsel ini disebut ponsel perselingkuhan atau ponsel ketidaksetiaan.
Well pada dasarnya, ponsel ini hanya menyajikan fitur untuk menjaga kerahasiaan Anda, namun karena penggunaannya yang marak untuk perselingkuhan, jadilah disebut ponsel
perselingkuhan. Namun banyak juga yang menggunakan ponsel ini untuk urusan pribadi yang lainnya, sesuai dengan karakter orang Jepang yang tertutup. Kabar baiknya, ponsel ini hanya didesain untuk warga lokal. Jadi tidak bisa digunakan di luar Jepang karena softwarenya yang tak mendukung.
Gimna ?? Unikkan ?? Moga bermanfaat untuk kalian para pecinta
jepang ;)
Tag :
Japan,
By : Unknown
Belakangan ini banyak orang yang lagi sakit batuk pilek (termasuk aku). Maklumlah dengan adanya perubahan cuaca di bulan Desember. Nah, kalau kamu sedang pilek sekarang, mungkin alat ini bisa membantu sedikit...
Tag :
Japan,





